TPAKU SAYANG TPAKU TIDAK MALANG

Fenomena yang sering kita temui dalam kegiatan perTPA-an adalah semakin sedikitnya jumlah santri atau semakin sedikitnya SDM yang mengelola TPA atau bahkan dua duanya, sehingga membuat TPA seperti lampu yang kehabisan minyak...

MENGENAL MAKANAN HARAM

Islam memerintahkan kepada pemeluknya untuk memilih makanan yang halal serta menjauhi makanan haram. Rasulullah bersabda: “Dari Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah saw bersabda: ” Sesungguhnya Allah baik tidak menerima kecuali hal-hal yang baik,...

KALAU TIDAK KE TPA/TPQ, KE MANA ANAK ANDA MAU BELAJAR AL QUR’AN ??

Orang tua mana yang tidak bangga jika kita memiliki anak sholeh/ah yang taat pada Allah dan berbakti pada kedua orang tuanya. Tapi sayangnya mendidik anak agar menjadi anak sholeh/ah bukan pekerjaan mudah bagi orang tua saat ini.

KAMUS BAHASA ARAB-INDONESIA PORTABLE: AL-MUFID

Al Mufid adalah sebuah program kamus Arab –> Indonesia untuk sistem operasi Windows. Al Mufid memiliki tampilan yang sederhana, mudah digunakan dan dimengerti, dilengkapi dengan sebuah virtual keyboard arab dan latin yang disusun secara alpabetik...

APLIKASI TAJWID, CARA MUDAH MEMBACA AL QUR'AN

Kelebihan dari aplikasi ini adalah adanya tulisan arab sebagai contoh dari penerapan tajwid tersebut, disertai juga dengan suara yang menambah pemahaman kita tentang ilmu tajwid dan pengucapan yang benar akan makhrojul hurufnya.

Download Rekaman Kajian "KRPH" Masjid Mardliyyah UGM

Langsung aja ke TKP....

Download Spreadsheet: Mewarnai, Cerita, dan Games untuk anak Islam.

Monggo didownload gratiss! Semoga bermanfaat 



 



PROFIL DEPARTEMEN PEMBINAAN TMM KUNINGAN


Departemen Pembinaan merupakan salah satu bidang yang berperan penting dalam keberlangsungan dakwah di Takmir Masjid Al Munawwar Kuningan. Dimana peran tersebut terbagi menjadi beberapahal yakni : Merekrut, Membina dan Mengkaryakan pengurus pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Berikut program yang ada di departemen pembinaan :
  1.  Up Grading (menguatkan dan meningkatkan kapasitas tim yang solid dalam mengelola masjid)
  2.  Kajian Pemuda (kajian tematik seputar kepemudaan, dapat berupa Kajian Klasikal, Motivation Training, dll.)
  3. Madrasah Pengurus (wujud tanggungjawab dalam rangka meningkatkan kapasitas keilmuan pengurus masjid)
  4. ASIK (Ahlan Wa Sahlan Sugeng Rawuh Ing Kuningan yakni program pengenalan takmir masjid Al Munawwar kepada warga kos baru)
  5. PIKOKU (Pusat Informasi Kos Kampung Kuningan, menyediakan info-info seputar kos atau profil kampung kuningan)
  6. Futsal (untuk merekatkan ukhuwah dan menjaga kebugaran tubuh baik pengurus maupun pemuda kampung kuningan)
Selamat bergabung di Masjid Al Munawwar. “Melekat erat bersama membangun Kuningan.”

PROFIL KEPUTRIAN TMM

PROFIL KEPUTRIAN AL-MUNAWWAR KUNINGAN
YOGYAKARTA

Bismillahirrahmaanirrahiim..
Muslimah merupakan bagian dari masyarakat yang sangat menentukan  perannya dalam membentuk generasi dan menciptakan peradaban. Sejarah telah mencatat, terdapat banyak kisah betapa muslimah (wanita) di sekitar  para nabi sangat berperan di dalam membantu tugas dakwah para nabi. Sebagai contoh misalnya peran Siti Aisiah  istri Firaun, di tengah kehidupan jahil Firaun dan anak buahnya. Aisiah telah menunjukkan keteguhannya dalam memegang keimanan kepada Allah SWT, dan kepada Musa AS, walaupun harus menanggung ujian berat. Kita lihat juga bagaimana peran Siti Hajar ibunda nabi Ismail AS, dalam mendidik anaknya sehingga mampu menjadi hamba Allah yang sabar ketika menerima perintah  untuk disembelih. Lihatlah juga bagaimana pengorbanan dan perjuangan Khadijah RA dalam membela dakwah suaminya. Peran Asma binti Abu Bakar yang telah membantu kesuksesan dakwah Rasulullah SAW. Kepandaian Aisyah RA, sehingga mampu mendidik kaum wanita sepeninggal Rasul, dengan mengajarkan berbagai macam hadits.
Munculnya muslimah yang demikian besar perannya dalam kehidupan dan sejarah perjuangan  para nabi, tentu tidak secara instan dan tiba-tiba. Mereka semua menjadi muslimah yang tangguh dalam segala hal, adalah berkat adanya proses pembinaan yang berkelanjutan.
Maka jika kita semua, tanpa kecuali, baik laki-laki ataupun perempuan ingin mengulang sejarah, mengukir kembali pribadi-pribadi muslimah yang siap mendukung terciptanya peradaban Islam yang gemilang, mestilah memberikan dukungan yang penuh terhadap aktivitas tarbiyah muslimah. Pemahaman ini penting, sehingga akan ada kerja sama  yang selaras antara ikhwan dan akhwat dalam mensukseskan program tarbiyah muslimah.

TUJUAN                   : Teroptimalkannya potensi Muslimah
SASARAN                 : Muslimah di Kampung Kuningan
ARAHAN KERJA   :
i.      Meningkatkan potensi diniyah, fikriyah, jasadiyah, dan keterampilan
ii.    Membentuk wadah kegiatan muslimah yang solid dan produktif
iii.  Meningkatkan ukhuwah antar muslimah Kampung Kuningan
iv.  Mengadakan kegiatan keislaman secara rutin
PROGRAM DAKWAH
v KURMA (Kajian Rutin Rabu Malam)
Deskripsi Kegiatan           : Pembinaan tsaqofah kemuslimahan melalui kajian rutin tiap rabu malam pukul 20.00 WIB di Masjid Al Munawwar lantai 1.
Sasaran Kegiatan             : Remaja muslimah dan ibu2 Kampung Kuningan
Esensi Kegiatan               : Meningkatkan potensi diniyah dan fikriyah

v Tadarus
Deskripsi Kegiatan           : Belajar tajwid dan tadarus tiap sabtu dan ahad malam pukul 20.00 WIB di Masjid Al Munawwar lantai 1.
Sasaran Kegiatan             : Remaja muslimah dan ibu2 Kampung Kuningan
Esensi Kegiatan               : Meningkatkan pengetahuan dan pengamalan membaca Al-Qur’an secara benar dan lancar

v MFD (Muslimah Fun Day)
Deskripsi Kegiatan   : Wahana bagi muslimah untuk refreshing dan mengembangkan softskill kemuslimahan dan jasadiyahnya, dikemas dalam bentuk olahraga, dll
Sasaran Kegiatan           : Remaja muslimah dan ibu2 Kampung Kuningan
Esensi Kegiatan              : Mengembangkan potensi jasadiyah

v Kajian Kos
Deskripsi Kegiatan           : Merupakan forum silaturahim, konsultasi, dan koordinasi antara keputrian dengan remaja muslimah Kuningan
Sasaran Kegiatan             : Remaja muslimah Kampung Kuningan
Esensi kegiatan                : Membentuk wadah kegiatan muslimah yang solid
Waktu dan Tempat          : Senin malam, minggu kedua. 1x tiap bulan.

v ROKET (Roadshow Keputrian)
Deskripsi Kegiatan           : Silaturahim ke rumah ibu2 warga Kampung Kuningan, baik yang aktif mengikuti kajian maupun yang belum aktif.
Sasaran Kegiatan             : Ibu2 Kampung Kuningan
Esensi Kegiatan               : Meningkatkan ukhuwah antara pengurus dengan ibu-ibu Kampung Kuningan
Waktu dan Tempat          : Kondisional


PENUTUP
Semoga apa yang telah kami niatkan dan yang akan kami laksanakan ini dapat bermanfaat dan mendapat Ridho dari Allah SWT, sehingga dicatat sebagai amal kebaikan serta diterima di sisi-Nya.
Keputrian mengharap partisipasi dan kontribusi dari semua pihak demi suksesnya dakwah muslimah ini.

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Barang siapa mengerjakan kebajikan, baik laki – laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS. An-Nahl: 97).

”Sesungguhnya wanita adalah tiang negara, jika ia baik maka baiklah negara itu, dan jika ia rusak, maka rusaklah negara itu”. (Al Hadist)
”Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah”. (HR.Muslim)


J
J J J
J J J J J

Departemen Kewirausahaan TMM

      Masjid merupakan tempat ibadah kaum muslimin yang memiliki peran strategis untuk kemajuan peradaban ummat islam. Sejarah telah membuktikan keberhasilan multi fungsi peranan masjid dalam mengembangkan dan mewarnai kehidupan bermasyarakat, khususnya dikalangan ummat islam. Masjid bkan hanya difungsikan sebagai tempat shalat melainkan juga sebagai pusat pengkajian ilmu, pusat kesehatan, perekonomian dan pengembangan keterampilan ummat islam. 
    
     Rasulullah Muhammad SAW telah mencontohkan multifungsi masjid dalam membina dan mengurusi seluruh kepentingan mmat, baik dalam ekonomi, politik, sosial, kesehatan, bahkan militer. 

    Dalam kondisi kekinian multi fungsi dan peranan Masjid dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang maju dan berperadaban, khususny dalam hal ekonomi sangat diharapkan. Gagasan tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui masjid bukan merupakan hal baru. Ide ini sudah banyak dipaparkan oleh para pakar pemberdayaan dan keumatan. Hanya saja dalam tataran implementasinya sering tidak berjalan sebagaimana mestinya. 

      Masjid Al Munawwar, salah satu Masjid yang berada di Yogyakarta tepatnya di Kuningan, Catur Tunggal, Depok Sleman berusaha menerapkan gagasan-gagasan multi fungsi dan peran Masjid tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini bertujuan menjadikan Masjid Al Munawwar sebagai pusat kegiatan kemasyarakatan khususnya bagi ummat islam yang ada disekitarnya. Dalam hal pemberdayaan ekonomi Masyarakat Masjid Al Munawwar telah membentuk suatu Badan Seni Otonom yang diberi Nama Departemen kewirausaan Takmir Masjid Al Munawwar (KWU TMM). Pada awalnya badan ini hanya bertujuan membangun usaha-usaha untuk menciptaka Masjid Al Munawwar yang Mandiri dalam hal finansial. 
      Seiring berjalannya waktu, badan ini tidak hanya mencari dana yang sekiranya halal untuk kemandirian finansial TMM tetapi juga berusaha menumbuhkan jiwa-jiwa wirausaha bagi warga sekitar khususnya bagi anggota internal TMM sendiri. 

Berikut adalah usaha-usaha KWU TMM dalam mewujudkan misi-misinya: 
1. Penitipan kotak infaq diwarung-warung makan yang ada di kampung kuningan 
2. Pelatihan kewirausahaan bagi para pemuda kampung kuningan 
3. Penyaluran zakat infaq shodaqoh 
4. Membuat usaha-usaha mandiri yang berorientasi profit. 

      Meskipun belum semua program berjalan maksimal dan berjalan sesuai dengan target yang direncanakan diawal akan tetapi keberadaan KWU TMM kedepan diharapkan bisa berperan dalam kemajuan ummat islam dikampung kuningan khususnya dalam hal ekonomi.

Handuk Multifungsi

Oleh : Gino Erman Agusta
    Persaingan ekonomi menuntut para pengusaha untuk menjadi penguasa yang kreatif. Sajadah saja, kini sudah tersedia berbagai macam versi, ada yang kecil sekali cukup untuk kepala saja, ada yang empuk, ada yang tebal, ada yang terdapat kompas kiblat di sajadahnya, ada lagi sajadah dengan motif yang disukai anak-anak. Tapi ada satu macam sajadah yang sangat unik yang pernah kulihat.yang hanya ada di daerah kuningan, desa catur tunggal, sleman, Yogyakarta. 

      Sore itu setelah adzan ashar berkumandang sesuai dengan jadwal sholat yang telah tertempel di masjid. Beberapa warga yang rajin sholat pun segera memenuhi panggilan adzan tersebut dan pergi menuju masjid Al Munawwar di deket kos di blok H, sedang kos ku di blok F. tak tahu sedang terasuk malaikat apa, hari itu aku dating ke masjid untuk melaksanakan sholat berjamaah denga masyarakat. Untuk menunggu waktu iqomah, maka orang-orang yang datang awal melaksanakan sholat sunah karena memang iming-iming pahala yang besar bagi orang yang melaksanakan sholat rawatib ditambah lagi, tak ada sholat sunnah setelah ashar. Karena begitu semangatnya, ada seorang warga yang datang awal juga, kemudian ia melebarkan sajadah yang ia bawa seperti yang dilakukan oleh yang lain, tapi sebelum ia melakukan takbirotul ikhrom, ia mengambil kembali sajadah yang telah ia bentangkan sebelum ia melaksanakan sholat sunah dan kemudian langsung meninggalkan masjid. Aneh kan?? Aku sempat berpikir, mungkin bapak tersebut batal sholatnya dan mau mengambil air wudhu lagi. Tapi yang menjadi pertanyaan adalah mengapa ia tidak wudhu di masjid saja. 

      Ternyata setelah melakukan penyelidikan, sajadah yang tadi ia pasang adalah selembar handuk. Mungkin pada saat mau berangkat sholat ashar tadi, orang tersebut telah mencuci sajadah dan menjemurnya bersamaan dengan jemuran handuknya. Pada saat mau ke masjid, karena baru bangun tidur dalam tingkat kesadaran yang belum mencapai 100%, ia langsung mengambil sajadah dari jemuran. Tapi ternyata ia tak sadar bahwa yang dibawa adalah handuk. Jadi ia pulang kembali untuk mengganti dengan sajadah yang seharusnya, sebenarnya dan sewajarnya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More